Kenapa Banyak Gagal Belajar Drum (Cara Menghindarinya)!

www.javasmusicschool.com

Kenapa Banyak Orang Gagal Belajar Drum (dan Cara Menghindarinya)!

Drum sering digambarkan sebagai jantungnya sebuah band. Energi, ritme, dan kekuatannya membuat banyak orang tergugah untuk belajar. Namun, di balik antusiasme awal itu, banyak juga yang akhirnya menyerah dan berhenti di tengah jalan. Sebagai admin kursus musik, saya sering menyaksikan pola-pola yang berulang.

Artikel ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk membuka mata dan memberikan solusi. Dengan memahami penyebab umum kegagalan belajar drum, Anda bisa mengantisipasinya dan membuat perjalanan belajar Anda lebih mulus, konsisten, dan akhirnya—sukses.

1. Alasan: Salah Ekspektasi (Ingin Cepat “Jago” Seperti Idola)

  • Masalah: Memulai drum dengan bayangan bisa langsung main seperti Travis Barker atau Sheila E. dalam waktu singkat. Ketika kenyataan tak sesuai—masih kesulitan koordinasi tangan-kaki—motivasi langsung jatuh.

  • Cara Menghindari:

    • Pahami Proses: Belajar drum adalah membangun memori otot dan koordinasi saraf yang kompleks. Ini butuh repetisi dan waktu.

    • Rayakan Kemenangan Kecil: Fokus pada pencapaian mikro: hari ini bisa main groove 4 ketukan stabil, minggu depan sudah bisa tambah fill sederhana. Progress ini adalah fondasi.

2. Alasan: Latihan Tanpa Struktur & Disiplin

  • Masalah: Hanya “nge-jam” asal bunyi tanpa tujuan, atau latihan hanya saat mood baik. Tanpa rutinitas, skill tidak berkembang optimal dan cepat bosan.

  • Cara Menghindari:

    • Buat Jadwal Realistis: 20-30 menit sehari, 5 kali seminggu, jauh lebih efektif daripada 3 jam sekali sebulan.

    • Gunakan Metronom! Ini adalah “hukum wajib” yang sering diabaikan pemula. Metronom melatih ketukan internal Anda yang stabil. Mulai dari tempo sangat lambat (60 BPM), baru naik bertahap.

    • Pecah Materi: Jangan serang satu lagu utuh. Fokus pada satu teknik (misal: single stroke roll) atau satu pola groove hingga benar-benar otomatis.

3. Alasan: Teknik Dasar yang Salah & Tidak Diperbaiki

  • Masalah: Cara memegang stik (grip) yang salah, postur tubuh yang buruk, atau tensi berlebihan. Ini bukan hanya menghambat kecepatan dan ketahanan, tetapi juga berisiko menyebabkan cedera (seperti tendonitis).

  • Cara Menghindari:

    • Belajar dari Sumber yang Benar: Jangan hanya mengandalkan video tutorial acak tanpa umpan balik. Seorang guru atau kurikulum terpercaya dapat mengoreksi kesalahan sejak dini. Pelajari dasar-dasarnya di artikel kami tentang [teknik dasar drum untuk pemula].

    • Rekam Diri: Rekam video latihan Anda dan lihat postur serta gerakan Anda. Bandingkan dengan video guru profesional.

4. Alasan: Tidak Punya Akses (atau Salah Pilih) Peralatan

  • Masalah: Tidak punya drum sama sekali, atau punya set yang kurang layak (misal: head sobek, tuning buruk) sehingga bunyinya tidak inspiratif. Atau, membeli e-drum murah dengan pad yang tidak responsif.

  • Cara Menghindari:

    • Mulai dari yang Esensial: Anda bisa mulai hanya dengan practice pad dan sepasang stik untuk melatih rudiments. Ini investasi kecil yang sangat efektif.

    • Pilih Alat yang Tepat: Jika ingin beli set, pilih yang sesuai lingkungan. Untuk rumah, drum elektronik (e-drum) sering jadi solusi terbaik karena bisa pakai headphone. Baca analisis lengkap di artikel [rekomendasi drum set terbaik untuk pemula].

    • Merawat Peralatan: Belajar tuning drum dasar dan ganti head yang sudah rusak. Suara yang bagus memotivasi untuk bermain.

5. Alasan: Mental “All or Nothing” & Tidak Punya Komunitas

  • Masalah: Saat satu kali gagal latihan atau sibuk kerja, langsung merasa “sudah rusak semua” dan berhenti total. Belajar sendirian juga mudah membuat hilang semangat.

  • Cara Menghindari:

    • Growth Mindset: Pahami bahwa hari buruk adalah bagian dari proses. Besok bisa dicoba lagi.

    • Cari Komunitas atau Partner: Bergabung dengan kursus drum memberikan struktur, akuntabilitas, dan komunitas. Anda bisa berbagi progres, bertanya, dan bahkan nanti diajak kolaborasi dalam band.

    • Tonton Pertunjukan Live: Menonton drummer (langsung atau online) dapat menyuntikkan inspirasi dan mengingatkan Anda pada tujuan akhir: membuat musik yang menggerakkan.

Kesimpulan: Kegagalan Bukan Takdir, Melainkan Pilihan yang Bisa Dihindari

Kegagalan belajar drum hampir selalu disebabkan oleh faktor non-teknis: mindset, disiplin, dan strategi latihan yang keliru—bukan karena kurang “bakat”.

Dengan menetapkan ekspektasi realistis, berkomitmen pada latihan terstruktur, memperbaiki teknik dasar, menyediakan alat yang memadai, dan membangun pola pikir yang sehat, Anda sudah melangkah jauh menghindari jebakan yang menghentikan banyak pemula.

Langkah terpenting adalah memulai dengan cara yang benar. Dan jika Anda merasa membutuhkan peta, panduan, dan dukungan untuk tetap berada di jalur yang tepat, mencari bimbingan profesional adalah investasi terbaik untuk kesuksesan jangka panjang Anda.


Jangan biarkan kesalahan umum ini menghentikan passion Anda! Di  javasmusicschool.com, kami tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga membangun disiplin, motivasi, dan strategi latihan yang efektif melalui kurikulum bertahap. Dapatkan konsultasi gratis dengan instruktur kami untuk menganalisis titik awal Anda dan membuat rencana belajar yang personal.

Daftar Sekarang dan Raih Potensi Musik Anda

Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar musik dengan bimbingan profesional di Javas Music School. Daftar sekarang dan mulailah perjalanan musik Anda bersama kami. Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, hubungi kami di Whatsapp 0851-5964-8223 atau kunjungi situs web kami di javasmusicschool.com.

Baca Disini : Program JMSProgram HobbyProgram ABKProgram Lelang (New)Program Internasional (Rockschool)